Tick...Tick...

Modal dasar menjadi penulis:
1. Rajin membaca.
Merupakan modal fundamental agar mempunyai banyak pengetahuan, referensi untuk mengembangkan ide atau pemikirannya. Cermati bahan bacaan lalu buatlah kliping dan simpan.
2. Tentukan bidang spesialisasi.
Pemilihan bidang spesialisasi akan memudahkan dalam hal anda memilih buku, tema, artikel yang akan anda baca. Pelajarilah dasar-dasar teoritisnya bidang tersebut.
3. Kreatif dan berintelejensi memadai.
Fungsi kreativitas yang tinggi berdasar pada fungsi berfikir, merasa, mengindera, dan intuisi. Merupakan pengadaan ide dalam mengembangkan tulisan, dan juga kemampuan berfikir divergen yaitu menyebar malawan arus kebiasaan, mengait-kaitkan tema dengan berbagai hal untuk penganalisaannya.
4. Punya kemauan.
Ambisi akan menimbulkan semangat, keuletan, dan mendorong seseorang.
5. Punya motivasi.
Punya niat atau tujuan dari menulis, yang terbaik adalah menulis dengan tujuan berbagai wawasan, pengalaman, atau pengetahuan dengan orang lain. Menyumbangkan pemikiran bagi orang lain terhadap suatu pemecahan masalah.
6. Punya kemampuan.
Sering-sering berlatihlah menulis. Asahlah kemampuan mengamati fenomena yaitu mengamati sebuah peristiwa bahwa memiliki dua dimensi; statis (bersifat takdir), dan dinamis (bersifat ada apa-apanya). Kemudian asah kemampuan berbahasa tulisan dengan mempelajari aturan dalam menulis dan aturan tulisan. Terakhir asah kemampuan dalam berbahasa jurnalistik (mengenali bahasa jurnalistik yaitu sebagai bahasa yang komunikatif dan spesifik (mempunyai gaya bahasa sendiri yang sederhana, kalimat pendek dan kata yang jelas)

Dari Sumber: LINCAH MENULIS PANDAI BERBICARA, Asep Syamsul M. Romli (Perpus Kampus)

0 komentar: